- Back to Home »
- IPS , Pengetahuan »
- Pola Permukaan Bumi
Posted by : Vindi Shafira
Thursday, February 12, 2015

Salah satu ciri khas ilmu geografi adalah kemampuanmenggunakan peta
sebagai sarana belajar. Hakekatnya petaadalah gambar dari berbagai fenomena
yang ada di bumi,sehingga peta adalah sumber informasi yang baik. kita akanbelajar mema
nfaatkan peta guna memperoleh informasi tentangbentuk- bentuk dan pola muka bumi, bai
k dengan caramenganalisa, mendeskripsikan maupun dengan membuatdiagram atau pen
ampang dari kenampakan bumi yang ditampilkanpeta.
Bentuk-bentuk muka bumi di dalam peta tidak digambarkan
ke dalam bentuk yang sesungguhnya, tetapi digambarkan dalambentuk simbol.
B. Interpretasi Pola dan BentukPermukaan Bumi
Interpreasi peta merupakan kegiatan membaca peta dengan caramemaknai isi peta atas dasar simbol-simbol yang ada.
1. Peta Umum
Simbol-simbol yang ada dalam peta berupa simbol warna, titik, garisdan piktorial.
a. Warna Hijau
Warna hijau menunjukkan suatu daerah yang memiliki ketinggiankurang dari 200 m. biasanya didominasi olah dataran rendah.
b. Warna Hijau Muda
Warna hijau muda menunjukkan suatu daerah yang memilikiketinggian antara 200-400 m dpl. Biasanya berupa daerah yanglandai dengan disertai bentuk-bentuk muka bumi bergelombangdan bukit.
c. Warna Kuning
Warna kuning menunjukkan suatu daerah yang memiliki ketinggianantara 400-1000 m di atas permukaan laut. didominasi olehdataran tinggi dan perbukitan dan pegunungan rendah.
d. Warna Coklat Muda
Warna coklat muda menunjukkan daerah yang mempunyaiketinggian antara 1000-1500 m di atas permukaan air laut. Bentukmuka bumi yang dominan di daerah ini berupa pegunungan sedangdisertai gunung-gunung yang rendah.
e. Warna Coklat
Warna coklat menunjukkan daerah yang mempunyai ketinggianlebih dari 1500 m di atas permukaan air laut. didominasi olehgunung-gunung yang relatif tinggi.
f. Warna Biru Keputihan
Warna biru menunjukkan warna kenampakan perairan. Warnabiru keputihan menunjukkan wilayah perairan yang kedalamannyakurang dari 200 m. didominasi oleh bentuk lereng yang relatiflandai. Zone di wilayah ini disebut dengan zona neritik.
g. Warnan Biru Muda
Warna Biru muda menunjukkan wilayah perairan laut yangmempunyai kedalaman antara 200-2000 m. didominasi olehbentukan lereng yang relative terjal. Wilayah ini merupakankelanjuitan dari zone neritik.
h. Warna Biru Tua
Warna biru tua menunjukkan wilayah perairan laut dengankedalaman lebih dari 2000 m.
i. Segitiga Warna Merah
Segitiga warna merah menunjukkan lambang gunung berapiyang masih aktif. Di dekat segitiga tersebut terdapat namagunung dan angka yang menunjukkan ketinggian tempat gunungtersebut.
j. Segitiga Warna Hitam
Segitiga warna hitam menunjukkan lambang gunung berapi yangtidak aktif. Di dekat segitiga tersebut terdapat nama gunung danangka yang menunjukkan ketinggian tempat gunung tersebut.
k. Garis Warna Merah
Garis warna merah menunjukkan kenampakan buatan yang berupa jalan aspal.
l. Garis Hitam Putus
Garis hitam putus-putus menunjukkan menjukkan kenampakanbuatan yang berupa jalan kerata api.
m. Garis Lengkung Warna Biru
Garis lengkung warna biru menunjukkan kenampakan alam yangberupa sungai. Di sebelah garis tersebut terdapat nama sungai.
n. Gambar Jangkar atau kapal
Gambar jangkar atau kapal menunjukkan kenampakan buatanyang berupa pelabuhan.
o. Gambar Pesawat Terbang
Gambar pesawat erbang menunjukkan keampakan buatan yangberupa bandar udara Ada atlas yang menggambarkan bandar udara dengan simbol gambar pesawat berwarna merah, tetapi adajuga yang berwarna hitam.
Tugas 8.1
Lakukan interpretasi peta tentang pola dan bentuk-bentukmuka bumi.yang ada di peta dibawah ini
a. Sebaran dataran rendah
b. Sebaran dataran tinggi
c. Sebaran gunung berapi dan gunung tidak berapi
d. Sebaran pegunungan rendah, sedang dan tinggi
e. Sebaran danau
f. Sebaran sungai
g. Sebaran jalan
h. Sebaran pelabuhan
i. Sebaran bandar udara
j. Kondisi peraran laut
2. Peta Tematik
Contoh beberapa peta tematik seperti :
Peta Kepadatan Penduduk Indonesia,
Peta Jalur Transportasi,
Peta Fauna Utama Indonesia,
Peta Hasil Bumi dan Laut Indonesia,
Peta Hasil Tambang Indonesia, dan Peta Persebaran DaerahIndustri.
Ternyata arti dari simbol warna dalam peta tematik berbedadengan simbol warna dalam peta umum.
Sebagai contoh bila ingin interpretasi peta wilayah lautan,digunakan peta tematik yang berupa peta kontur dasar laut. agardapat memperoleh informasi sbb:
a. Landas kontinen (continental shelf), yaitu wilayah laut yangdangkal di sepanjang pantai dengan kedalaman kurang dari200 m, dan dengan kemiringan yang landai.
b. Dangkalan (plat), merupakan perluasan dari shelf, dengankedalaman lebih kurang 200-2000 m dan masih merupakankelanjutan dari benua.
c. Lereng benua (continental slope), merupakan lereng benuakelanjutan dari shelf atau plat dengan kedalaman laut umumnyalebih kurang 2.000-2.500 m dan kemiringan antara 4 % sampai 6%.
d. Dulang jeluk (abyssal), daerah atau kawasan ini merupakandaerah yang memiliki relief datar terletak di bagian laut dalam, danluasnya mencakup hingga dua pertiga luas dasar lautan.
e. Gunung laut (seamount), yaitu gunung dasar laut dengan lerengyang curam dan berpuncak runcing serta kemungkinanmempunyai tinggi sampai 1 km atau lebih, tetapi tidak sampai kepermukaan laut.
f. Palung laut (trench atau trog), adalah bagian laut yang sangatdalam (kedalaman lebih dari 5000 meter), bentuknya memanjangdan sempit.
g. Lubuk laut (basin atau ledok laut), yaitu bagian laut yang dalamterjadi karena pemerosotan dasar laut, berdinding curam danberbentuk mangkuk.
h. Atol, yaitu terdiri dari kumpulan pulau-pulau yang sebagiantenggelam di bawah permukaan laut. Batu-batuan yang terdapat disini ditandai oleh adanya terumbu karang yang terbentuk seperticincin.
i. Punggung laut (midoceanic ridge), adalah bagian-bagian dasarlaut yang menjulang ke atas sebagai pegunungan besar dansangat panjang yang ada di tengah samudera, sebagian adayang muncul di atas permukaan air laut.
j. Ambang laut atau drempel, adalah bagian laut yang dangkalkarena dasar lautnya tinggi, sehingga memisahkan dua lautdalam.
k. Alur-alur laut, yaitu relief dasar laut sebagai hasil dari dasarsungai yang mengalami penenggelaman.
Sumber : harunarcom

